Keunggulan Tes STIFIn dibandingkan dengan tes bakat dan kepribadian lain, antara lain:
- Simpel:
- Tes STIFIn mengelompokkan manusia menjadi 5 (lima) tipe Kecerdasan yang diperinci lagi menjadi 9 tipe kepribadian. Memahami 5 tipe Kecerdasan tentu lebih mudah daripada memahami 16 tipe kepribadian seperti pada teori Myers–Briggs Type Indicator (MBTI).
- Tes STIFIn mengelompokkan manusia secara tegas (tidak abu-abu). Berbeda dengan Tes Multiple Intelligence (Kecerdasan Majemuk) yang memungkinkan dua tipe kecerdasan memiliki nilai persentase yang hampir sama/mendekati.
- Konsep STIFIn bersifat multi-angle theory artinya Konsep STIFIn mampu menjelaskan teori Kecerdasan/Kepribadian lain dalam Psikologi, misal MBTI, DISC, RIASEC.
- Akurat: validitas dan reliabilitas Tes STIFIn telah diuji dan dibuktikan berdasarkan:
- Uji internal dari STIFIn Pusat;
- Uji eksternal dari lembaga independen;
- Empiris (berdasarkan pengalaman) dari peserta tes yang merasa hasil Tes STIFIn cocok dengan diri mereka dan menggambarkan diri mereka.
- Karena sudah terbukti akurasinya, hasil Tes STIFIn bisa menjadi dasar yang tepat untuk menentukan arah. Untuk penjelasan lengkap, klik: Akurasi Tes STIFIn.
- Aplikatif: Konsep STIFIn bersifat multi-angle field artinya hasil Tes STIFIn dapat diterapkan di banyak bidang kehidupan selama itu berkaitan dengan manusia, seperti: pendidikan, pekerjaan, parenting, pernikahan, bisnis, dll. sehingga hasil Tes STIFIn berguna sepanjang umur manusia.
- Genetik:
- Tes STIFIn mengukur bakat dan kepribadian yang bersifat genetik (tetap seumur hidup) sehingga peserta cuma perlu tes satu kali saja karena hasil tesnya tidak akan berubah meski mereka tes lagi puluhan tahun mendatang.
- Karena mengukur genetik (melalui scan biometrik sidik jari) dan tidak menggunakan tes tulis dan wawancara maka hasil Tes STIFIn terbebas dari bias, pengaruh budaya, hambatan bahasa, mood (suasana hati), dan kesehatan peserta tes. Kondisi lingkungan saat tes berlangsung yang bisa mengganggu konsentrasi peserta misal suara berisik, temperatur ruangan yang tidak nyaman, dll. juga tidak akan berpengaruh terhadap hasil tes.
- Praktis:
- Proses Tes STIFIn mudah dan cepat karena cukup dengan scan sidik jari. Peserta tidak perlu mengerjakan tes tulis atau wawancara apapun sehingga anak bayi usia 2 (dua) tahun sudah bisa menjalani Tes STIFIn;
- Jika tidak ada gangguan server, hasil Tes STIFIn keluar 5 (lima) menit setelah scan sidik jari diproses sehingga peserta tes bisa langsung mengetahui hasil tes mereka saat tes itu juga, tidak perlu menunggu berhari-hari hingga berminggu-minggu.