Menurut Konsep STIFIn, hubungan antara pola sidik jari tangan dengan bakat dan kepribadian adalah sebagai berikut:
Menurut Konsep STIFIn, hubungan antara pola sidik jari tangan dengan bakat dan kepribadian adalah sebagai berikut:
Keunggulan Tes STIFIn dibandingkan dengan tes bakat dan kepribadian lain, antara lain:
Tes STIFIn sangat penting dan bermanfaat untuk semua orang dari semua kalangan dan semua profesi. Tidak ada batasan Suku Agama Ras dan Aliran (SARA) dalam Tes STIFIn karena konsepnya (ilmunya) bernilai universal. Persyaratan peserta Tes STIFIn adalah berusia minimal 2 (dua) tahun dan tidak ada batasan usia maksimal. Dibatasi usia minimal 2 (dua) tahun karena jika Tes STIFIn dilakukan pada usia sebelum 2 (dua) tahun maka ada kemungkinan alat scan tidak bisa menangkap sidik jari peserta karena sidik jari peserta masih terlalu kecil untuk discan.
Hasil Tes STIFIn dapat diterapkan dalam banyak hal, selama hal itu berhubungan dengan manusia, antara lain:
Tes STIFIn mengelompokkan orang-orang (manusia) menjadi 5 (lima) tipe Kecerdasan yang diperinci lagi menjadi 9 (sembilan) tipe Kepribadian. Artinya, hanya ada satu tipe Kecerdasan dan satu tipe Kepribadian yang menjadi dominan dalam diri seseorang.