Tes STIFIn mampu mengidentifikasi Belahan otak dominan dan Lapisan otak dominan pada diri seseorang. Jika dua hal ini diketahui maka bisa diungkap banyak sekali informasi dari orang tersebut.
- Belahan otak dominan yang menunjukkan tipe Kecerdasan yang berpengaruh pada cara berpikir (cara mengambil keputusan dan mempertimbangkan);
- Lapisan otak dominan yang menunjukkan yang berpengaruh pada sumber stimulasi/rangsangan (introvert atau extrovert);
- Bakat (memori, fisik, teknik, logika, kreativitas, spasial, emosional, sosial, altruistis);
- Chemistry yang menunjukkan orientasi minat (harta, tahta, kata, cinta, bahagia);
- Keunggulan dan kelemahan terkait cara kerja (peranan, kelebihan, target, harapan, arah merek);
- Karakter, sifat positif, dan sifat negatif;
- Keunggulan jasmani (otot merah, otot putih, tulang dan sendi, pernafasan, adaptasi);
- Gaya belajar yang efektif;
- Cara memotivasi/meningkatkan untuk meningkatkan minat belajar/bekerja;
- Cara merefresh pikiran yang sedang jenuh saat belajar/bekerja;
- Penyakit belajar yang menghalangi seseorang untuk mencapai keberhasilan;
- Cara berkomunikasi yang mudah diterima;
- Bidang pendidikan dan pekerjaan yang direkomendasikan sesuai bakat;
- Guru (coach dan mentor) yang cocok agar belajar menjadi efektif;
- Cara membelanjakan uang;
- Tipe pasangan suami atau istri yang ideal;
- Pola hubungan antarorang yang sangat bermanfaat untuk komunikasi, parenting, pernikahan, dll. (hanya Tes STIFIn yang mampu menunjukkan pola hubungan antarorang);
- dan masih banyak lagi informasi yang bisa diungkap oleh Tes STIFIn.
![]() |
| Output Tes STIFIn |
